Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi: Pengertian, Fungsi, Komponen

JAKARTA, studyinca.ac.id – Kartu Hasil Studi merupakan salah satu dokumen akademik terpenting dalam perjalanan pendidikan tinggi seorang mahasiswa. Kartu Hasil Studi atau yang biasa disingkat KHS adalah laporan resmi yang mencatat seluruh nilai mata kuliah yang telah ditempuh mahasiswa dalam satu semester. Dokumen ini menjadi cerminan prestasi akademik dan menjadi dasar berbagai keputusan penting selama masa kuliah.

Bagi mahasiswa, memahami Kartu Hasil Studi secara mendalam sangatlah penting. Tidak hanya sekadar mengetahui nilai, tetapi juga memahami bagaimana membaca indeks prestasi, mengevaluasi perkembangan akademik, dan merencanakan strategi studi ke depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian, fungsi, komponen, cara membaca, hingga tips meningkatkan nilai dalam Kartu Hasil Studi.

Pengertian Kartu Hasil Studi (KHS)

Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh perguruan tinggi yang berisi daftar mata kuliah beserta nilai yang diperoleh mahasiswa dalam satu semester akademik. KHS merupakan bukti otentik pencapaian akademik mahasiswa yang dikeluarkan setelah periode ujian akhir semester selesai dan seluruh nilai telah diinput oleh dosen pengampu.

Definisi Kartu Hasil Studi Menurut Berbagai Sumber

Sumber Definisi Kartu Hasil Studi
Permendikbud No. 3 Tahun 2020 Dokumen yang memuat daftar mata kuliah dan nilai yang diperoleh mahasiswa dalam satu semester
Pedoman Akademik Umum Laporan hasil belajar mahasiswa per semester yang mencantumkan nilai huruf, angka mutu, dan indeks prestasi
Sistem Informasi Akademik Output sistem yang merekam seluruh aktivitas perkuliahan dan hasil evaluasi pembelajaran mahasiswa
Bagian Administrasi Akademik Surat keterangan resmi yang menyatakan capaian pembelajaran mahasiswa dalam periode tertentu

Perbedaan KHS dengan Dokumen Akademik Lainnya

Dokumen Definisi Periode Isi
Kartu Hasil Studi (KHS) Laporan nilai per semester 1 semester Nilai mata kuliah + IPS
Kartu Rencana Studi (KRS) Rencana mata kuliah yang akan diambil 1 semester Daftar mata kuliah yang didaftarkan
Transkrip Nilai Rekap seluruh nilai selama kuliah Kumulatif Semua nilai + IPK
Ijazah Bukti kelulusan Akhir studi Gelar dan tanggal kelulusan
Surat Keterangan Lulus (SKL) Pernyataan kelulusan sementara Akhir studi Status kelulusan sebelum ijazah terbit

Fungsi dan Manfaat Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi memiliki berbagai fungsi penting dalam sistem akademik perguruan tinggi. Berikut fungsi dan manfaat KHS secara lengkap:

Fungsi Utama Kartu Hasil Studi

No Fungsi Penjelasan
1 Evaluasi Akademik Mengukur pencapaian pembelajaran mahasiswa dalam satu semester
2 Dasar Pengisian KRS Menentukan jumlah SKS yang dapat diambil semester berikutnya
3 Persyaratan Administrasi Dokumen wajib untuk berbagai keperluan akademik dan non-akademik
4 Monitoring Kemajuan Studi Memantau perkembangan akademik dari semester ke semester
5 Dasar Pemberian Beasiswa Persyaratan untuk pengajuan dan perpanjangan beasiswa
6 Evaluasi Dosen Pembimbing Bahan evaluasi untuk bimbingan akademik

Manfaat Kartu Hasil Studi bagi Mahasiswa

  1. Mengetahui capaian akademik – Mahasiswa dapat melihat hasil belajar secara objektif
  2. Merencanakan strategi belajar – Mengidentifikasi mata kuliah yang perlu diperbaiki
  3. Mengatur beban SKS – Menentukan jumlah mata kuliah yang optimal
  4. Memenuhi persyaratan beasiswa – Bukti prestasi untuk pengajuan bantuan pendidikan
  5. Persiapan magang dan kerja – Dokumen pendukung saat melamar magang atau pekerjaan
  6. Evaluasi diri – Refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan

Manfaat Kartu Hasil Studi bagi Institusi

Pihak Manfaat
Dosen Pembimbing Akademik Bahan evaluasi dan pembinaan mahasiswa bimbingan
Program Studi Data untuk akreditasi dan evaluasi kurikulum
Fakultas Monitoring kualitas pembelajaran
Universitas Basis data prestasi akademik institusi
Bagian Kemahasiswaan Dasar seleksi beasiswa dan kegiatan kemahasiswaan

Komponen-Komponen dalam Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi memiliki beberapa komponen penting yang harus dipahami oleh setiap mahasiswa. Berikut penjelasan lengkap setiap komponen:

1. Identitas Mahasiswa

Komponen Keterangan Contoh
Nama Lengkap Nama mahasiswa sesuai ijazah Ahmad Rizky Pratama
NIM (Nomor Induk Mahasiswa) Nomor identitas unik mahasiswa 2021010001
Program Studi Jurusan atau prodi yang ditempuh Teknik Informatika
Fakultas Fakultas tempat prodi bernaung Fakultas Teknik
Semester Periode semester KHS Semester 5 (Ganjil 2023/2024)
Dosen Pembimbing Akademik Nama dosen PA mahasiswa Dr. Budi Santoso, M.Kom

2. Daftar Mata Kuliah dan Nilai

Komponen Penjelasan
Kode Mata Kuliah Kode unik untuk identifikasi mata kuliah
Nama Mata Kuliah Nama lengkap mata kuliah yang ditempuh
SKS (Satuan Kredit Semester) Bobot beban belajar mata kuliah
Nilai Huruf Nilai dalam bentuk huruf (A, B, C, D, E)
Angka Mutu Nilai konversi huruf ke angka (0-4)
Poin Mutu Hasil perkalian SKS dengan angka mutu

3. Indeks Prestasi

Jenis IP Definisi Rumus
IPS (Indeks Prestasi Semester) Rata-rata nilai dalam satu semester Total Poin Mutu ÷ Total SKS Semester
IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) Rata-rata nilai seluruh semester Total Poin Mutu Kumulatif ÷ Total SKS Kumulatif

4. Ringkasan Akademik

Komponen Keterangan
Total SKS Semester Jumlah SKS yang ditempuh semester ini
Total SKS Kumulatif Jumlah SKS yang telah ditempuh sejak awal
SKS Lulus Jumlah SKS dengan nilai minimal D
SKS Tidak Lulus Jumlah SKS dengan nilai E
Beban SKS Maksimal SKS maksimal yang boleh diambil semester depan

Sistem Penilaian dalam Kartu Hasil Studi

Sistem penilaian dalam Kartu Hasil Studi mengikuti standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan perguruan tinggi masing-masing. Berikut penjelasan lengkapnya:

Konversi Nilai Huruf ke Angka Mutu

Nilai Huruf Angka Mutu Rentang Nilai Predikat Keterangan
A 4.00 85 – 100 Sangat Baik Lulus dengan sangat memuaskan
A- 3.75 80 – 84 Sangat Baik Lulus dengan sangat memuaskan
B+ 3.50 75 – 79 Baik Lulus dengan memuaskan
B 3.00 70 – 74 Baik Lulus dengan memuaskan
B- 2.75 65 – 69 Cukup Baik Lulus
C+ 2.50 60 – 64 Cukup Lulus
C 2.00 55 – 59 Cukup Lulus
D 1.00 40 – 54 Kurang Lulus bersyarat
E 0.00 0 – 39 Sangat Kurang Tidak lulus

Catatan: Rentang nilai dapat berbeda antar perguruan tinggi

Kategori Predikat Kelulusan Berdasarkan IPK

IPK Predikat Kelulusan Keterangan
3.51 – 4.00 Cum Laude (Dengan Pujian) Predikat tertinggi
3.01 – 3.50 Sangat Memuaskan Predikat kedua
2.76 – 3.00 Memuaskan Predikat standar
2.00 – 2.75 Cukup Predikat minimum kelulusan

Ketentuan Beban SKS Berdasarkan IPS

Kartu Hasil Studi menentukan jumlah SKS yang dapat diambil mahasiswa pada semester berikutnya:

IPS Semester Sebelumnya Beban SKS Maksimal Keterangan
3.50 – 4.00 24 SKS Beban maksimal
3.00 – 3.49 22 SKS Beban tinggi
2.50 – 2.99 20 SKS Beban normal
2.00 – 2.49 18 SKS Beban dikurangi
< 2.00 16 SKS Beban minimal

Catatan: Ketentuan dapat berbeda antar perguruan tinggi

Cara Membaca Kartu Hasil Studi dengan Benar

Membaca Kartu Hasil Studi dengan benar sangat penting untuk memahami kondisi akademik. Berikut panduan lengkapnya:

Contoh Kartu Hasil Studi

Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Nilai Angka Mutu Poin Mutu
TI301 Basis Data 3 A 4.00 12.00
TI302 Pemrograman Web 3 B+ 3.50 10.50
TI303 Jaringan Komputer 3 B 3.00 9.00
TI304 Sistem Operasi 3 A- 3.75 11.25
TI305 Matematika Diskrit 3 C+ 2.50 7.50
TI306 Bahasa Inggris III 2 A 4.00 8.00
TI307 Kewirausahaan 2 B 3.00 6.00
Total 19 64.25

Cara Menghitung IPS dari Kartu Hasil Studi

Rumus IPS:

IPS = Total Poin Mutu ÷ Total SKS
IPS = 64.25 ÷ 19
IPS = 3.38

Langkah-Langkah Membaca Kartu Hasil Studi

  1. Periksa identitas – Pastikan nama, NIM, dan semester sudah benar
  2. Cek kelengkapan mata kuliah – Pastikan semua mata kuliah yang diambil tercantum
  3. Perhatikan nilai huruf – Identifikasi mata kuliah dengan nilai rendah
  4. Hitung poin mutu – Verifikasi perhitungan (SKS × Angka Mutu)
  5. Periksa IPS – Pastikan perhitungan IPS sudah benar
  6. Bandingkan dengan IPK – Lihat tren perkembangan dari semester sebelumnya
  7. Cek beban SKS – Tentukan SKS maksimal untuk semester depan

Cara Mendapatkan Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi dapat diperoleh melalui beberapa cara tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi:

1. Melalui Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Online

Langkah Penjelasan
1 Akses website SIAKAD perguruan tinggi
2 Login menggunakan NIM dan password
3 Pilih menu “Akademik” atau “Nilai”
4 Klik “Kartu Hasil Studi” atau “KHS”
5 Pilih semester yang diinginkan
6 Unduh atau cetak KHS

2. Melalui Bagian Administrasi Akademik

Langkah Penjelasan
1 Kunjungi bagian akademik fakultas/prodi
2 Isi formulir permohonan cetak KHS
3 Lampirkan fotokopi KTM
4 Tunggu proses pencetakan (1-3 hari kerja)
5 Ambil KHS yang sudah ditandatangani dan distempel

3. Melalui Aplikasi Mobile Kampus

Beberapa perguruan tinggi menyediakan aplikasi mobile yang memungkinkan mahasiswa mengakses Kartu Hasil Studi langsung dari smartphone.

Waktu Penerbitan Kartu Hasil Studi

Periode Perkiraan Waktu Terbit KHS
Semester Ganjil Januari – Februari
Semester Genap Juli – Agustus
Semester Pendek September (jika ada)

Status Akademik Berdasarkan Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi menjadi dasar penentuan status akademik mahasiswa. Berikut berbagai status yang mungkin diterima:

Jenis Status Akademik

Status Kriteria Konsekuensi
Aktif Normal IPK ≥ 2.00, tidak ada masalah akademik Dapat melanjutkan studi normal
Peringatan Akademik IPK < 2.00 selama 1 semester Wajib konsultasi dengan dosen PA
Percobaan Akademik IPK < 2.00 selama 2 semester berturut-turut Pembatasan SKS, wajib bimbingan intensif
Skorsing Akademik IPK < 2.00 selama 3 semester berturut-turut Dinonaktifkan 1 semester
Drop Out (DO) IPK < 2.00 selama 4 semester atau melebihi batas waktu studi Diberhentikan dari perguruan tinggi

Batas Waktu Studi Berdasarkan Jenjang

Jenjang Masa Studi Normal Batas Maksimal
D3 (Diploma) 6 semester 10 semester
S1 (Sarjana) 8 semester 14 semester
S2 (Magister) 4 semester 8 semester
S3 (Doktor) 6 semester 14 semester

Perbedaan IPS dan IPK dalam Kartu Hasil Studi

Memahami perbedaan IPS dan IPK sangat penting dalam membaca Kartu Hasil Studi:

Perbandingan IPS dan IPK

Aspek IPS (Indeks Prestasi Semester) IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)
Definisi Rata-rata nilai satu semester Rata-rata nilai seluruh semester
Periode 1 semester Dari awal hingga semester terakhir
Fungsi Menentukan beban SKS semester depan Menentukan predikat kelulusan
Perhitungan Poin mutu semester ÷ SKS semester Total poin mutu ÷ total SKS
Penggunaan Evaluasi per semester Syarat beasiswa, kelulusan, kerja

Contoh Perhitungan IPS dan IPK

Semester 1:

  • Total Poin Mutu: 60
  • Total SKS: 18
  • IPS = 60 ÷ 18 = 3.33

Semester 2:

  • Total Poin Mutu: 66
  • Total SKS: 20
  • IPS = 66 ÷ 20 = 3.30

IPK setelah Semester 2:

  • Total Poin Mutu Kumulatif: 60 + 66 = 126
  • Total SKS Kumulatif: 18 + 20 = 38
  • IPK = 126 ÷ 38 = 3.32

Nilai yang Dapat Diperbaiki dalam Kartu Hasil Studi

Tidak semua nilai dalam Kartu Hasil Studi bersifat final. Berikut ketentuan perbaikan nilai:

Jenis Perbaikan Nilai

Jenis Syarat Ketentuan
Remedial Nilai E pada mata kuliah wajib Mengulang mata kuliah di semester berikutnya
Perbaikan Nilai (Her) Nilai D atau C (tergantung kebijakan) Mengikuti ujian perbaikan atau mengulang kelas
Konversi Nilai Pindah program studi/universitas Nilai dari institusi asal dikonversi

Ketentuan Umum Perbaikan Nilai

  1. Mata kuliah prasyarat – Nilai E wajib diperbaiki sebelum mengambil mata kuliah lanjutan
  2. Batas perbaikan – Umumnya nilai hanya bisa diperbaiki 1-2 kali
  3. Nilai yang diakui – Biasanya nilai terbaik yang diakui dalam transkrip
  4. Biaya tambahan – Beberapa perguruan tinggi mengenakan biaya untuk mengulang mata kuliah

Tips Meningkatkan Nilai dalam Kartu Hasil Studi

Berikut strategi praktis untuk meningkatkan nilai dan IPS/IPK dalam Kartu Hasil Studi:

Strategi Akademik

No Tips Penjelasan
1 Hadiri semua perkuliahan Kehadiran minimal 75-80% adalah syarat mengikuti ujian
2 Aktif di kelas Partisipasi aktif sering menjadi komponen penilaian
3 Kerjakan semua tugas Tugas biasanya berkontribusi 20-40% dari nilai akhir
4 Belajar konsisten Hindari sistem kebut semalam (SKS)
5 Bentuk kelompok belajar Diskusi kelompok meningkatkan pemahaman
6 Manfaatkan dosen pembimbing Konsultasi rutin untuk bimbingan akademik

Strategi Pengambilan Mata Kuliah

Strategi Penjelasan
Sesuaikan beban SKS Jangan memaksakan mengambil SKS maksimal jika belum siap
Kombinasi mata kuliah Seimbangkan mata kuliah sulit dan mudah dalam satu semester
Perhatikan jadwal Hindari jadwal yang terlalu padat dalam satu hari
Prioritaskan mata kuliah inti Fokus pada mata kuliah dengan SKS besar
Manfaatkan semester pendek Gunakan untuk perbaikan nilai atau percepatan studi

Persiapan Menghadapi Ujian

  1. Buat jadwal belajar – Mulai persiapan minimal 2 minggu sebelum ujian
  2. Rangkum materi – Buat ringkasan untuk memudahkan review
  3. Latihan soal – Kerjakan soal-soal ujian tahun sebelumnya
  4. Istirahat cukup – Tidur minimal 7-8 jam sebelum ujian
  5. Datang tepat waktu – Hindari kepanikan karena terlambat
  6. Baca instruksi – Pahami petunjuk soal sebelum mengerjakan

Permasalahan Umum Terkait Kartu Hasil Studi

Berikut beberapa permasalahan yang sering terjadi terkait Kartu Hasil Studi dan solusinya:

Masalah dan Solusi

Masalah Penyebab Solusi
Nilai belum keluar Dosen belum menginput nilai Hubungi dosen pengampu atau bagian akademik
Nilai salah Kesalahan input atau perhitungan Ajukan koreksi ke bagian akademik dengan bukti
Mata kuliah tidak tercantum KRS tidak tervalidasi Periksa status KRS dan koordinasi dengan prodi
IPS turun drastis Performa akademik menurun Konsultasi dengan dosen PA, evaluasi metode belajar
Tidak bisa cetak KHS Tunggakan administrasi Selesaikan kewajiban administrasi terlebih dahulu
KHS hilang Dokumen tidak disimpan dengan baik Cetak ulang melalui SIAKAD atau bagian akademik

Prosedur Pengajuan Koreksi Nilai

Langkah Penjelasan
1 Identifikasi kesalahan pada KHS
2 Kumpulkan bukti (lembar jawaban, tugas, daftar hadir)
3 Hubungi dosen pengampu untuk klarifikasi
4 Jika terbukti salah, minta dosen mengajukan perubahan nilai
5 Tunggu proses revisi di sistem akademik
6 Periksa KHS yang sudah direvisi

Kartu Hasil Studi dalam Era Digital

Perkembangan teknologi telah mengubah cara pengelolaan Kartu Hasil Studi di perguruan tinggi:

Transformasi Digital KHS

Aspek Sistem Lama Sistem Digital
Akses Harus ke bagian akademik Online 24/7 melalui SIAKAD
Format Dokumen fisik PDF digital, dapat diunduh
Waktu terbit Berminggu-minggu setelah ujian Beberapa hari setelah nilai final
Penyimpanan Arsip fisik Cloud storage, backup otomatis
Verifikasi Tanda tangan dan stempel QR code, digital signature

Fitur SIAKAD Modern untuk Kartu Hasil Studi

  1. Notifikasi otomatis – Pemberitahuan saat nilai diinput atau KHS terbit
  2. Grafik perkembangan – Visualisasi tren IPS/IPK dari semester ke semester
  3. Simulasi IP – Fitur untuk memperkirakan IPS berdasarkan target nilai
  4. Integrasi beasiswa – Koneksi langsung dengan sistem beasiswa
  5. Mobile access – Akses KHS melalui aplikasi smartphone

Pentingnya Menyimpan Kartu Hasil Studi

Kartu Hasil Studi perlu disimpan dengan baik karena berbagai keperluan di masa depan:

Kegunaan KHS untuk Berbagai Keperluan

Keperluan Penggunaan KHS
Pengajuan Beasiswa Bukti prestasi akademik per semester
Magang/Internship Persyaratan seleksi program magang
Melamar Pekerjaan Dokumen pendukung saat wawancara
Studi Lanjut (S2/S3) Syarat pendaftaran pascasarjana
Pindah Universitas Dasar konversi nilai/SKS
Verifikasi Ijazah Bukti pendukung jika ijazah dipertanyakan

Tips Menyimpan KHS dengan Aman

  1. Simpan file digital – Unduh dan simpan di cloud storage (Google Drive, Dropbox)
  2. Cetak hardcopy – Simpan minimal 2 rangkap dalam map khusus
  3. Scan dokumen – Buat salinan digital dari KHS yang sudah distempel
  4. Backup berkala – Lakukan backup rutin setiap semester
  5. Organisir berdasarkan semester – Buat folder terpisah untuk setiap semester

Kesimpulan

Kartu Hasil Studi merupakan dokumen akademik fundamental yang mencatat pencapaian pembelajaran mahasiswa setiap semester. Pemahaman yang baik tentang Kartu Hasil Studi sangat penting bagi setiap mahasiswa untuk mengevaluasi performa akademik, merencanakan strategi studi, dan memenuhi berbagai persyaratan administrasi.

Komponen utama dalam Kartu Hasil Studi meliputi identitas mahasiswa, daftar mata kuliah beserta nilai, angka mutu, poin mutu, serta indeks prestasi semester (IPS) dan kumulatif (IPK). IPS dalam KHS menentukan beban SKS yang dapat diambil pada semester berikutnya, sementara IPK menjadi dasar penentuan predikat kelulusan.

Bagi mahasiswa, menjaga performa akademik yang tercermin dalam Kartu Hasil Studi memerlukan strategi yang tepat, mulai dari kehadiran aktif, pengerjaan tugas yang konsisten, hingga persiapan ujian yang matang. Dengan memahami dan mengelola KHS dengan baik, mahasiswa dapat mengoptimalkan perjalanan akademik menuju kelulusan dengan predikat yang memuaskan.

Baca juga konten dengan artikel terkait tentang:  Pengetahuan

Baca juga artikel lainnya: Kelas Reguler Pengertian Sistem Jadwal dan Keunggulannya

Author

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *