JAKARTA, studyinca.ac.id – Dalam dunia pendidikan, teks ulasan menjadi salah satu bentuk tulisan yang melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana menilai karya, teks ini juga membantu penulis memahami bagaimana mengekspresikan pendapat dengan cara yang terstruktur dan sopan.
Di sekolah, teksulasan sering digunakan untuk menilai karya sastra seperti novel, film, cerpen, atau puisi. Melalui kegiatan menulis ulasan, siswa belajar menimbang kekuatan dan kelemahan suatu karya sekaligus mengasah keterampilan berbahasa mereka. Dalam konteks yang lebih luas, kemampuan membuat teksulasan juga berguna di dunia profesional—mulai dari menulis kritik film, resensi buku, hingga menilai hasil penelitian.
Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan adalah tulisan yang berisi penilaian atau tanggapan terhadap suatu karya, peristiwa, atau produk berdasarkan analisis objektif. Tujuan utamanya adalah memberikan pandangan yang seimbang antara kelebihan dan kekurangan karya tersebut, bukan sekadar memuji atau mencela.
Menurut panduan kurikulum bahasa Indonesia, teksulasan memiliki fungsi ganda:
-
Memberi informasi kepada pembaca tentang isi dan kualitas karya.
-
Menjadi sarana latihan berpikir logis dan argumentatif.
Dengan demikian, menulis teksulasan bukan sekadar kegiatan menilai, tetapi juga proses pembelajaran untuk memahami cara menyampaikan pendapat dengan dasar yang kuat dan bahasa yang tepat.
Struktur Teks Ulasan
Agar mudah dipahami, teks ulasan memiliki struktur sistematis yang terdiri dari empat bagian utama:
-
Identitas karya
Berisi informasi umum seperti judul, pengarang, tahun terbit, penerbit, atau durasi (jika berupa film). -
Orientasi
Memberikan gambaran umum tentang isi karya yang akan diulas, termasuk konteks dan tema utama. -
Tafsiran atau sinopsis
Menyajikan ringkasan isi karya tanpa menyalin langsung dari sumber asli. Di bagian ini, penulis menunjukkan pemahamannya terhadap materi. -
Evaluasi dan penilaian
Bagian paling penting dalam teksulasan. Di sinilah penulis memberikan opini, kritik, atau rekomendasi berdasarkan pertimbangan objektif.
Beberapa versi juga menambahkan simpulan di akhir untuk menegaskan pendapat utama dan memberikan kesan akhir kepada pembaca.
Ciri-Ciri Teks Ulasan
Untuk membedakan teks ulasan dengan jenis tulisan lain, berikut ciri-ciri yang umum digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia:
-
Mengandung pendapat dan analisis pribadi yang didukung fakta.
-
Menggunakan bahasa formal dan argumentatif.
-
Memuat struktur sistematis dari identitas hingga penilaian.
-
Bersifat objektif dan informatif.
-
Sering menggunakan konjungsi penyebab, perbandingan, dan penegasan.
Selain itu, teksulasan yang baik juga memperhatikan unsur kebahasaan seperti kata kerja material (menilai, menggambarkan, membandingkan), kata sifat (menarik, membosankan, berkesan), serta kata keterangan penegasan (sangat, cukup, terlalu).
Jenis-Jenis Teks Ulasan
Dalam pembelajaran, teks ulasan dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan objek yang diulas:
-
Teksulasan karya sastra
Seperti resensi novel, cerpen, atau puisi. Fokusnya pada tema, alur, karakter, dan pesan moral. -
Teksulasan film atau drama
Menilai aspek sinematografi, akting, alur cerita, dan pesan yang disampaikan sutradara. -
Teksulasan produk
Umumnya ditemukan dalam dunia teknologi atau pemasaran, berisi kelebihan dan kekurangan produk tertentu. -
Teksulasan peristiwa atau kegiatan
Misalnya ulasan pameran seni, seminar, atau konser musik.
Masing-masing jenis memiliki fokus dan gaya penulisan berbeda, namun tetap menggunakan struktur dan kaidah kebahasaan yang sama.
Contoh Singkat TeksUlasan
Berikut contoh sederhana teks ulasan film agar lebih mudah dipahami:
Judul Film: “Laskar Pelangi”
Sutradara: Riri Riza
Tahun Rilis: 2008
Orientasi:
Film “Laskar Pelangi” diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata yang menceritakan perjuangan sekelompok anak dari keluarga miskin di Belitung untuk meraih pendidikan.
Tafsiran:
Ceritanya sederhana, namun penuh makna. Visualisasi daerah Belitung yang indah berpadu dengan akting alami para pemain membuat film ini terasa jujur dan menyentuh.
Evaluasi:
Kekuatan utama film ini terletak pada nilai moral dan semangat pantang menyerah. Meski beberapa bagian terasa melankolis berlebihan, pesan tentang pentingnya pendidikan disampaikan dengan kuat dan tulus.
Simpulan:
“Laskar Pelangi” adalah film inspiratif yang mengingatkan pentingnya harapan dan perjuangan di tengah keterbatasan.
Tips Menulis Teks Ulasan yang Baik
Agar hasil tulisan lebih menarik dan kredibel, perhatikan hal-hal berikut:
-
Pahami karya terlebih dahulu. Baca atau tonton hingga selesai agar penilaian menyeluruh.
-
Gunakan bahasa netral. Hindari kata-kata yang terlalu emosional atau subjektif.
-
Berikan alasan logis. Setiap pendapat harus disertai bukti atau contoh.
-
Gunakan variasi kalimat. Hindari pengulangan kata pembuka yang sama berturut-turut.
-
Tulis simpulan yang kuat. Tegaskan kembali pandangan utama agar pembaca memahami posisi penulis.
Manfaat Mempelajari TeksUlasan bagi Pelajar
Mempelajari teks ulasan memberikan banyak manfaat bagi siswa:
-
Mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis.
-
Meningkatkan keterampilan berbahasa tulis.
-
Melatih keberanian berpendapat secara sopan dan ilmiah.
-
Mendorong apresiasi terhadap karya orang lain.
-
Menumbuhkan rasa tanggung jawab intelektual.
Dengan latihan konsisten, siswa akan lebih mudah menulis dengan struktur yang runtut dan bahasa yang persuasif.
Penutup: Ulasan sebagai Wujud Apresiasi dan Pemikiran Kritis
Lebih dari sekadar tugas sekolah, teks ulasan adalah sarana belajar menghargai karya dan berpikir reflektif. Ketika siswa mampu menulis ulasan dengan baik, mereka tidak hanya menilai tetapi juga belajar menimbang, menghargai, dan memberi makna terhadap karya manusia.
Dalam dunia yang dipenuhi informasi dan opini, kemampuan menulis ulasan yang objektif dan logis menjadi keterampilan penting untuk menghadapi tantangan akademik maupun profesional.
Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Pengetahuan
Baca juga artikel lainnya: Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, dan Contoh

